Profil

Profil Sekilas Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia

·      Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia disingkat “Dewan Da’wah”, didirikan pada tanggal 26 Februari 1967 oleh para ulama pejuang diantaranya adalah Bpk. Mohammad Natsir (Mantan Perdana Menteri RI, setelah berhasil dengan ide besarnya yaitu mosi integral yang bermuara pada Negara Kesatuan Republik Indonesia – NKRI). [...]

Perwakilan

Gedung Menara Da’wahJl. Kramat Raya No. 45 Jakarta 10450Telp. (021) 3909059, 3900201, 39899323, 39899324 (Hunting)Fax. (021) 3908203, 3103693Website : www.dewandakwah.comEmail : sekretariat@dewandakwah.com Perwakilan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia di Seluruh Indonesia sebagai berikut : [...]

Struktur

SUSUNAN PERSONALIA DEWAN DA’WAH ISLAMIYAH INDONESIA PERIODE 2015-2020 PEMBINA Ketua : Prof. DR. H.A.M. Saefuddin Wakil Ketua : Ir. H.A.M. Luthfi Anggota : Drs. H.M. [...]

Sejarah Pendirian Dewan Da'wah

Masa Orde Lama (1959-1965) tercatat sebagai masa paling gelap dalam sejarah kehidupan kebangsaan Indonesia. Persiden Sukarno mencanangkan Konsepsi Presiden yang secara operarional terwujud dalam bentuk Demokrasi Terpimpin. Demokrasi terpimpin memusatkan seluruh kekuasaan ditangan Presiden. Para pemimpin nasional Mochtar Lubus, K.H. Isa Anshari, Mr. Assaat, Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Boerhanoeddin Harahap, S.H., M. Yunan nasution, Buya Hamka, Mr, Kasman Singodimedjo dan K.H E.Z. Muttaqin yang bersikap kritis terhadap politik Demokrasi terpimpin, ditangkap dan dipenjarakan tanpa proses pengadilan. Puncak dari masa penuh kegelapan itu ialah pecahnya peberontakan berdarah G.30.S/PKI. [...]

Sejarah Pendirian Dewan Da’wah

Masa Orde Lama (1959-1965) tercatat sebagai masa paling gelap dalam sejarah kehidupan kebangsaan Indonesia. Persiden Sukarno mencanangkan Konsepsi Presiden yang secara operarional terwujud dalam bentuk Demokrasi Terpimpin. Demokrasi terpimpin memusatkan seluruh kekuasaan ditangan Presiden. Para pemimpin nasional Mochtar Lubus, K.H. Isa Anshari, Mr. Assaat, Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Boerhanoeddin Harahap, S.H., M. Yunan nasution, Buya Hamka, Mr, Kasman Singodimedjo dan K.H E.Z. Muttaqin yang bersikap kritis terhadap politik Demokrasi terpimpin, ditangkap dan dipenjarakan tanpa proses pengadilan. Puncak dari masa penuh kegelapan itu ialah pecahnya peberontakan berdarah G.30.S/PKI. [...]